Friday, 31 January 2014

Happy World Hijab Day

Assalamualaikum wbt,

Hari ini merupakan Sambutan Hari Hijab Sedunia. Alhamdulillah, pemenang #Hijab telah pun diumumkan fi FB Fan Club kami. Berikut adalah pemenang-pemenang #TAGCOMPETITION sempena World Hijab Day.

1st Winner : Ummu Mar'ie form Italy

Sharing 2nd Place: @Myzdiana Daud

Sharing 2nd Place: Nurul Asyikin Mohamed Radzi

Sharing 2nd Place: @Nabilah

Sharing 2nd Place: @Nanie Mujahadah

Tahniah dan jutaan terima kasih kepada semua peserta. Semoga hari ini kita lebih mendalami dan memahami konsep asal kita mengenakan hijab sebagai mahkota hidup. 

Berikut merupakan QUOTES yang paling banyak digunakan:



Maka, Allah tidak akan membebankan ummatnya. Ayuh, istiqamahlah dengan HIJAB bukan sahaja secara fizikal, malah spriritual. Keindahan yang hakiki datang dari dalaman yang suci bersih.



Happy World Hijab Day to all muslimah out there! Happy holiday :) 

Thursday, 30 January 2014

Selamat Tahun Baru Cina

Nisa' Serdang ingin mengucapkan Selamat Menyambut Tahun Baru Cina buat semua rakyat Malaysia yang meraikannya. Semoga Allah SWT sentiasa merahmati kemakmuran di Malaysia.

Bagi mereka yang pulang ke kampung halaman, berhati-hati semasa memandu dan semoga selamat ke destinasi yang dituju. Selamat bercuti kepada semua & buat mereka yang perlu bekerja, semoga rezeki kalian diberkati Allah SWT. Bekerjalah bersungguh-sungguh, tapi jangan pula abaikan kewajipan kita kepada Sang Pencipta :).

Nisa' Serdang hari ini dalam proses mempersiapkan jentera kami bagi menganjurkan aktiviti-aktiviti buat penduduk Serdang-Bangi-Balakong-Kajang. Penyertaan remaja perempuan, dan ibu-ibu disekitar kawasan ini amat digalakkan. 

Jom join kami!!! Click DAFTAR ONLINE untuk mendaftarkan keahlian anda. 


Wednesday, 29 January 2014

#tag Competition Sempena World Hijab Day

Salam alaik,


Bersempena dengan sambutan World Hijab Day (1 Feb 2014) ini, Nisa' Serdang ingin menganjurkan #tag Competition dan ianya terbuka kepada semua rakyat Malaysia.

3 langkah mudah:

1) Like Fan Page Nisa' Serdang : Nisa' Serdang Fan Club
2) PM Kami 3 #tag / tagline yang catchy tentang Hijab 
   (Contoh: Angun, Wajib, Selamat) - Kami akan upload dan tag anda di wall kami.
3) Dan promotekan #tag / tagline anda kepada rakan2.

3 pemenang dengan 3 #tag yang paling banyak mendapat 'LIKE' akan memenangi hadiah menarik daripada kami!!

Apa lagi, jom LIKE Nisa' Serdang Fan Club > hantarkan #tag anda dan berpeluang memenangi hadiah menarik!!!

Jom kita beramal!

Monday, 27 January 2014

Jom kita laksanakan Solat Dhuha

Sahabat Nisa' yang dikasihi Allah SWT. 

Pasti dikalangan kita, ada yang telah menjadikan Solat Sunat Dhuha itu satu rutin hariannya. Akan tetapi, adakah kita sedar hakikat sebenar mengapa kita melaksanakan tuntutan sunnah tersebut? Jom kita cuba selami kelebihan kita melaksanakan Solat ini:


  • Daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW  bersabda: “Sesiapa Yang mengerjakan solat Dhuha dengan istiqamah nescaya akan diampuni dosanya olleh Allah sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.”
  • Rasulullah SAW  bersabda:  “Bahawasanya di syurga ada pintu yang dinamakan ‘Dhuha’. Maka apabila  tiba hari kiamat kelak, berserulah (malaikat) penyeru: “Manakah orang-orang yang telah mengamalkan solat Dhuha; Inilah pintu kamu, silakan masuk ke dalam syurga dengan Rahmat Allah.”   (HR At-Tabrani)
  • Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits lain dari Nuwas bin Sam’an,  “Allah berfirman: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat raka’at pada permulaan siang (Solat Dhuha), nanti pasti akan Ku cukupkan keperluanmu sampai ke petang harinya.”   (HR. Haklim dan Tabrani).

Bilakah waktu paling sesuai kita melaksanakan solat Dhuha'? Berdasarkan sepotong hadis Nabi s.a.w. yang dirakamkan oleh Zaid bin Arqam. Rasulullah s.a.w. menjelaskan: “Solat Dhuha ini afdalnya ketika matahari telah meninggi dan kian panas sinarnya.” Imam Nawawi menghuraikan masa tersebut sebagai masa berlalunya seperempat tempoh siang hari iaitu pukul 10 pagi hingga 1 tengahari (Kitab al-Majmu’ karangan Imam Nawawi.

Menurut sains, waktu afdal ini adalah bila mana matahari sedang naik, dan ketika itulah tumbuh-tumbuhan mula melakukan proses fotosintesis. Ketika itulah oksigen dilepaskan dan buah-buahan, tumbuh-tumbuhan sertsa haiwan mendapat faedah daripada proses alam ini. Atas dasar ini, adalah penting untuk kita mensyukuri segala nikmah yang telah Allah SWT berikan kepada hamba-hambaNya di atas muka bumi ini. 

Maka, jom!!! Kita mula amalkan setiap hari Insya-Allah.... Selamat menambah amal !!!




Saturday, 25 January 2014

Ayuh Ramai-Ramai Sertai Kami:

Impikan kehidupan yang ceria & lebih bermakna? Masa depan yang cemerlang & teman yang memahami?

"Nisa' berhasrat melahirkan generasi yang mengagungkan agama, mencintai ilmu & berakhlak mulia" 
Dr. Rosni Adam, Mantan Pengarah Nisa' Malaysia.


Salam Maulidurrasul 1435H

In the name of Allah the Most Gracious the Most Merciful.

Alhamdulillah Nisa' Serdang kini kembali mengaktifkan segala saluran informasi yang ada. Dikesempatan yang masih ada, bersempena dengan bulan Rabi'ul Awal 1435 H, Team Nisa' Serdang ingin mengajak semua untuk memperbanyakkan selawat serta salam kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW.


Jom kita hidupkan amalan sunnah yang Nabi Tercinta kita amalkan dalam aktiviti harian kita. Semoga kita menjadi hamba yang dicintai baginda di dunia dan akhirat.


Friday, 18 January 2013

Salam Maulidur Rasul

"Wahai umatku, kita semua berada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al-Quran dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."

Wednesday, 16 January 2013

~Tiga bulan tidak mampu memandang wajah suami~


Perkawinan itu telah berjalan empat tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: "kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?". Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, lalu menyambungnya
dengan ucapan: Alhamdulillah.
Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.Sang suami berkata kepada sang dokter: "Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran.
Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: "… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.
Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: "Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:" betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan".
Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: "istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …". Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah dihadapannya.Akhirnya sang istri berkata: "OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih".Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: "Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …".Sang istri pun bed rest di rumah sakit.
Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: "Maaf, saya ada tugas
keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja"."Haah, pergi?". Kata sang istri."Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat". Kata sang suami.Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri.
Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: "Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi".Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri
melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari'ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari `Ashim.Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan.
Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.
Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani
menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.
(Diterjemahkan dari kisah yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)
Sama-samalah kita mengambil pengajaran dari cerita ini. Bukan semua yang kita mahu, kita akan perolehi. Segalanya telah Allah S.W.T tetapkan. Dan ujian itu bukan percuma, tetapi akan dibalas oleh Allah S.W.T dengan balasan dan ganjaran yang setimpalnya bagi mereka yang sabar menghadapinya. Allah S.W.T Maha Mengetahui lagi Maha Penyayang.. Wallahua'alam.

Monday, 14 January 2013

Jom, jom! 
Bulatan Kasih Sayang PEMBUKA TIRAI 2013.

Bersama Puan Muna Izzah
15.1.13 / Selasa
di Dewan Seminar, Masjid Al-Hasanah B.B.B.

Ayuh Semua! kita meriahkan majlis ILMU.

Wednesday, 24 October 2012

Salam EidulAdha 1433H!

Kepada semua sahabat,
Selamat Hari Raya EidulAdha.

Kepada yang pulang ke kampung, 
Berhati-hati semasa memandu [kalau jadi pemandu]
Duduk elok-elok, diam-diam [kalau jadi penumpang]
Tapiiiiiii, jangan tidur bagi yang jadi co-pilot [kalau dok sebelah pemandu]

Teman berjaga kepada pemandu, okey!

Esok hari raya, bermaaf-maafan dengan keluarga semua, sanak saudara, jiran tetangga [kalau jiran ada tak balik kampung].

Ziarah menziarahi tidak ditinggalkan.
Sebab nanti boleh makan makanan yang pelbagai, hehehe.
Ehhh, jangan makan banyak sangat tau..
Jaga kesihatan juga, kang nanti naik kolesterol, darah tinggi, kencing manis pula...

Mari bermuhasabah EidulAdha dan Ibadah Korban

Sesungguhnya laungan takbir mempunyai makna tersendiri yang mesti difahami dengan jelas oleh setiap individu muslim yang beriman bahawa Allah adalah Tuhan mereka, iaitu menjelmakan kefahaman bahawa Allah adalah segala-segalanya seperti maksud di bawah ini :

1. Kita percaya bahawa tiada Tuhan melainkan Allah, kita juga percaya bahawa tiada undang-undang yang lebih hebat daripada undang-undang-Nya.
2. Kita meyakini bahawa setiap masalah yang timbul adalah daripada-Nya dan jalan penyelesaiannya juga adalah daripada-Nya.
3. Kita mesti beradab dengan kitab suci al-Quran tanpa ada sebarang perasaaan ragu atau syak terhadapnya.
4. Kita hanya tunduk kepada Allah dan agama-Nya (Islam) sahaja, serta menjauhkan diri daripada menganut ajaran atau fahaman yang tiada kena mengena dengan Islam.
5. Kita berjanji untuk menunaikan segala sumpahan kita terhadap-Nya seperti lafaz dalam doa iftitah, al-Fatihah dan doa Qunut.
6. Pasrah hanya kepada Allah dengan menyanjung tinggi serta mendaulatkan undang-undang Islam yang lebih tinggi daripada undang-undang ciptaan manusia yang serba kekurangan.
7. Menjadikan Allah matlamat dalam kehidupan kita termasuk ungkapan, tindakan dan keputusan yang dibuat.
8. Meyakini bahawa segala bencana yang menimpa adalah atas kesilapan kita sendiri dan termasuk dalam senarai qada’ dan qadar Allah.
9. Merasa takut dan cemas akan ancaman Allah.
10. Takut kepada azab api neraka.
11. Tidak memilih pemimpin yang menyalahi Syariat Islam, sama ada dari sudut perbuatan, tingkah laku (body language), role model, percakapan dan lain-lain.
12. Tidak terdetik sedikitpun dalam hati untuk tidak percaya kepada Allah pada undang-undang, hukuman dan sebagainya.
13. Menjadikan rumah Allah sebagai tempat mengembalikan kemuliaan Islam dalam segenap aspek dan bukan hanya tempat untuk beribadat semata-mata.
14. Mensuci dan membesarkan Allah pada sifat-sifat serta nama-nama-Nya.
15. Meyakini bahawa Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya meraba-raba di muka bumi ini tanpa buku panduan.
16. Menjadikan diri kita patuh, setia serta taat hanya kepada-Nya sahaja.


Sementara maksud korban pula, ia merupakan istilah daripada bahasa Arab yang bererti hampir/dekat, iaitu ibadat korban dengan menyembelih binatang ternakan adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah seperti yang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim ke atas anaknya Nabi Ismail. Korban binatang ternakan adalah dikira sebagai satu ibadat kepada Allah SWT, apabila ia disebut sebagai ibadat, sudah pasti ibadat itu sendiri tidak dapat menerima perlakuan maksiat ketika ibadat korban sedang berlangsung.

!Semoga bermanfaat!